RSS

Pemanfaatan Situs Jejaring Sosial Untuk mencegah Korupsi

13 Nov

Korupsi di Indonesia bukan lagi budaya tapi sudah menjadi budidaya yang terus beranak pinak. Praktek korupsi tidak lagi dilakukan dengan sembunyi-sembunyi tetapi terang-terangan Sebelum memutuskan menjadi Ketua KPK saya sadar betul tantangan yang akan saya hadapi. Setidaknya tantangan tersebut bisa dipetakan menjadi:
1. Tantangan dari kelembagaan (internal KPK)
Sejarah berdirinya KPK sesungguhnya dilandasi semangat untuk membersihkan Indonesia dari praktek korupsi yang sudah masuk kejahatan luar biasa. Namun keberadaan lembaga ini sudah lemah dari awal berdirinya. Ada beberapa kelemahan diantaranya: (a) status lemaga, ini lembaga ad hoc apa tetap? Imbasnya ya sampai sekarang masih tarik ulur anggaran, gedung gak punya, belum lagi masalah kepegawaian. (b) lemah dari aspek sumber daya manusia terutama penyidik. Selama ini penyidik KPK masih tergantung dengan lembaga lain seperti Kepolisian. Akibatnya tentu banyak konflik kepentingan apalagi ketika berurusan dengan instansi asal penyidik. Contohnya ya kasus Simulator SIM kemarin yang bikin rame, rebutan antara KPK dan Polri. Belum lagi kalau penyidiknya ditarik kembali ke institusi kepolisian. Ya akhirnya pengusutan kasus korupsi menjadi terganggu bisa juga mandek. Kelemahan-kelemahan tersebut menjadi penghambat tersendiri bagi kinerja KPK.
2. Tantangan eksternal
Semenjak KPK berdiri dan mulai mengusik ketenangan para koruptor munculah beragam bentuk perlawanan terhadap KPK. Bentuk perlawanannya juga sistematis dan melibatkan beragam kekuatan besar. Kekuatan politik menghendaki UU KPK dikebiri sehingga lembaga ini tidak kuat lagi. Belum lagi permainan kotor para cukong koruptor yang memainkan kasus di berbagai level membuat kinerja KPK semain berat.
3. Tingginya angka korupsi di Indonesia
Kalau mau diurus semua angka korupsi yang ada di KPK sekarang mencapai 60 persen dari 4,2 juta PNS harus ditangkap (ini berdasar informasi yang saya baca dari beberapa media). Kalau semua ditangkap penjara jelas tidak cukup, biaya besar untuk penindakan, mereka (yang korupsi) akan korupsi lagi setelah keluar (penjara). Para PNS ini korupsi karena sistem yang bobrok dan memberi peluang untuk korup.
4. Konstruksi budaya korupsi di masyarakat
Budidaya korupsi di Indonesia ternyata lahir dari kuatnya budaya korupsi dalam masyarakat kita. Di berbagai bidang dan tingkat sosial, korupsi terjadi secara masif. Cara-cara korup seperti mengakali proyek, menyuap, nyogok, upeti, nilep uang dan sejenisnya sudah dianggap sebagai kewajaran. Budaya korupsi ini di internalisasi di berbagai lingkungan mulai dari keluarga, jalanan, sekolah, RT, RW, kampus, rumah sakit dan berbagai layanan publik lainnya. Kita diajari, diberi peluang, ditawari untuk mencapai tujuan dengan prosedur yang tidak benar. Di sekolah misalnya, banyak sekolah menghalalkan segala cara agar semua siswanya lulus ujian nasional. Orang tua rela nyogok agar anaknya diterima di sekolah atau kampus favorit. Para siswa agar lulus ujian memilih membeli kunci jawaban daripada susah-susah belajar giat.
Setelah memetakan tantangan yang akan saya hadapi sebagai ketua KPK yang baru maka saatnya membuat progran nyata untuk mengatasi persoalan tersebut. Berikut langkah-langkah yang akan saya lakukan:
Pertama, aspek penindakan membutuhkan pencitraan yang luar biasa sehingga menumbuhkan efek takut bagi calon koruptor lainnya. Melalui cara-cara intelejen yang senyap dan cepat saya akan membuat para koruptor ini mengaku kepada publik dan pengadilan. Fokusnya adalah penuntasan kasus besar seperti Century dan BLBI sehingga memberi efek jera bagi praktek korupsi yang kecil. Selama ini belum ada kasus besar yang terbongkar sehingga memberi efek takut pada calon koruptor lainnya. Ini tentu membutuhkan kerjasama yang kuat dengan intelejen dan media massa.
Kedua, kampanye budaya anti korupsi melalui situs jejaring sosial. KPK punya facebook dan twitter, ini bisa menjadi alat ampuh untuk melakukan gerakan sosial. Dulu pernah ada gerakan Koin untuk Prita dan Bilqis yang direspon jutaan orang Masih ingat ketika dulu muncul Cicak vs Buaya jilid 1 kemudian ada gerakan satu juta pendukung KPK. Ini kan ekpsresi kecintaan masyarakat kepada KPK. Moment ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan tindakan pencegahan korupsi. Di berbagai tempat situs jejaring sosial terbukti ampuh untuk menggerakkan masyarakat. Proses internalisasi yang bersifat cepat dan massif adalah kekuatan utama dari media ini. Misalnya meminta para follower dan friends KPK untuk berbuat sesuatu bagi pemberantasan korupsi kayak jangan nyuap, gak usah lewat calo kalau bikin KTP ato SIM. Melaporkan tindakan korupsi yang ada di sekitarnya. Bisa juga membuat gerakan “Satu orang ngingetin satu orang lain buat ninggalin korupsi” dan “Kampanye satu orang satu teman anti korupsi”. Generasi muda sekarang lebih banyak menggunakan situs jejaring sosial. Jadi media inilah yang paling efektif untuk menggerakan mereka agar meninggalkan korupsi. Jadi ketika mereka menjadi pemimpin kelak sudah terbiasa hidup bersih. Saya yakin cara ini efektif dan bisa menjadi gerakan nasional anti korupsi.
Aspek ini adalah senjata paling ampuh untuk menghilangkan prakek korupsi. Untuk menghapus budaya korupsi ditengah masyarakat dibutuhkan internalisasi budaya malu dan menghilangkan budaya menerabas. Upaya ini memang membutuhkan tenaga dan waktu yang lama. Fokus terbesar energi KPK akan digunakan untuk aspek pencegahan. Kata dokter mencegah lebih baik daripada mengobati. Saya akan menggandeng sekolah, kampus, ibu-ibu PKK, dan para tokoh masyarakat untuk mengajarkan dan mempraktekan budaya anti korupsi. Dalam waktu empat tahun saya yakin pola pikir masyarakat kita akan berubah dan menghentikan praktek-praktek budaya korupsi.

http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/658/Mubarok.html

About these ads
 
5 Comments

Posted by on November 13, 2012 in Just Talk Active

 

Tags: , ,

5 responses to “Pemanfaatan Situs Jejaring Sosial Untuk mencegah Korupsi

  1. programgwe

    December 24, 2012 at 7:01 pm

    gabung teman jejaringan sosial baru http://carisahabat.p.ht/

     
    • mubarok01

      December 26, 2012 at 2:23 am

      makasih sudah berkunjung

       
      • programgwe

        December 26, 2012 at 3:47 am

        iya, kujungi blog saya http://software4ku.wordpress.com/

         
      • mubarok01

        December 26, 2012 at 4:20 am

        Ok bro

         
      • programgwe

        December 26, 2012 at 4:21 am

        sip aku tunggu, sambil tukar like oke (Y)

         

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

BELALANG CEREWET

harus ada yang bawel

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

opickk

motivation comes from the words and yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 172 other followers

%d bloggers like this: