RSS

Anatomi Berita

13 Nov

ANATOMI BERITA
Anatomi Berita (Unsur-Unsur Seperti tubuh kita). Berita juga mempunyai bagian-bagian, di antaranya adalah sebagai berikut.
1.Judul atau kepala berita (headline).
2. Baris tanggal (dateline).
3. Teras berita (lead atau intro).
4. Tubuh berita (body).
Contoh
25/11/2008 08:14 wib – Nasional Aktual
Obama Ngobrol dengan SBY Kangen Rambutan, Nasi Goreng, Bakso

Seattle, CyberNews. Saat berbicara dengan Presiden Yudhoyono yang dalam perjalanan transit di Seattle, Amerika Serikat, Presiden terpilih Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan rasa kangennya akan rambutan, nasi goreng, dan bakso.
Presiden Yudhoyono menerima telepon Obama di ruang transit Bandara Seattle, Washington DC.
Obama, menurut Yudhoyono, fasih berbahasa Indonesia dan menyampaikan minatnya berkunjung ke Indonesia.
Presiden Yudhoyono menyampaikan selamat kepada Obama atas terpilihnya menjadi Presiden Amerika. Percakapan telepon itu berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB atau 16.15 waktu setempat. Pesawat yang membawa rombongan Presiden singgah di Seattle untuk mengisi bahan bakar pesawat.

PIRAMIDA TERBALIK
Bagian-bagian di atas tersusun secara terpadu dalam sebuah berita. Susunan yang paling sering didengar ialah susunan piramida terbalik. Metode ini lebih menonjolkan inti berita saja. Atau dengan kata lain, lebih menekankan hal-hal yang umum dahulu baru ke hal yang khusus. Tujuannya adalah untuk memudahkan atau mempercepat pembaca dalam mengetahui apa yang diberitakan; juga untuk memudahkan para redaktur memotong bagian tidak/kurang penting yang terletak di bagian paling bawah dari tubuh berita (Budiman: 2005)

FAKTUAL=FAKTA
Dengan selalu mengedepankan unsur-unsur yang berupa fakta di tiap bagiannya, terutama pada tubuh berita. Dengan senantiasa meminimalkan aspek nonfaktual yang pada kecenderuangan akan menjadi sebuah opini. Untuk itu, sebuah berita harus memuat “fakta” yang di dalamnya terkandung unsur-unsur 5W + 1H

Struktur Piramida Terbalik
Teras berita (lead atau intro).
Tubuh berita (body).
Informasi tambahan
Informasi penjelas

Kunci Penulisan Berita
Kunci untuk penulisan berita yang baik terletak pada paragraf pertama, yaitu lead. Mencoba menangkap minat pembaca tanpa lead yang baik sama dengan mengail ikan tanpa umpan. Setiap wartawan selalu sadar akan perlunya lead. Keranjang sampah penuh dengan lead tak bermutu, karena wartawan memakai lead yang itu-itu juga dalam usahanya menarik minat pembaca.
Fungsi Lead
Banyak pilihan lead;
1. Sebagian untuk menyentak pembaca,
2. Sebagian untuk menggelitik rasa ingin tahu pembaca
3. Untuk mengaduk imajinasi pembaca.
4. Untuk memberi tahu pembaca tentang isi berita/cerita yang bersangkutan secara ringkas

Fungsi 1: Untuk menyentak pembaca
Perhatikan lead berikut
Presiden: Harga BBM tahun 2009 akan turun 90%, benarkah?
Catatan:
Perkiraan BBM turun hanya Rp.500,00
Sesuatu yang mustahil

Contoh lain
Akibat resesi ekonomi global, akan ada 2,5 juta PHK
Mulai tahun 2010 tidak ada lagi pengangkatan PNS baru
Lokal: Tol Semarang-Solo akan melewati perumahan Banyumanik, Kramas, Pedalangan, Graha Estetika, Al Azhar, Hidayatullah

Fungsi 2: Untuk menggelitik rasa ingin tahu pembaca
Perhatikan lead berikut
Obama berbicara dengan SBY: “saya kangen dengan rambutan, bakso dan nasi goreng”
Berita Lengkap
25/11/2008 08:14 wib – Nasional Aktual
Obama Ngobrol dengan SBY Kangen Rambutan, Nasi Goreng, Bakso
Seattle, CyberNews.
Saat berbicara dengan Presiden Yudhoyono yang dalam perjalanan transit di Seattle, Amerika Serikat, Presiden terpilih Amerika Serikat Barack Obama menyampaikan rasa kangennya akan rambutan, nasi goreng, dan bakso.
Presiden Yudhoyono menerima telepon Obama di ruang transit Bandara Seattle, Washington DC.
Obama, menurut Yudhoyono, fasih berbahasa Indonesia dan menyampaikan minatnya berkunjung ke Indonesia.
Presiden Yudhoyono menyampaikan selamat kepada Obama atas terpilihnya menjadi Presiden Amerika. Percakapan telepon itu berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB atau 16.15 waktu setempat. Pesawat yang membawa rombongan Presiden singgah di Seattle untuk mengisi bahan bakar pesawat.

Fungsi 3: Untuk mengaduk imajinasi pembaca
Perhatikan lead berikut
Kaum tuna netra ternyata bisa menjadi fotografer yang handal, bagaimana?
Pertanyaan:
Apakah mereka bisa membedakan obyek foto?
Bagaimana mengarahkan gaya sang model?
Bagaimana memilih obyek yang fotogenik?

Selasa, 25/11/2008 07:12 WIB Kamera Istimewa untuk Tuna Netra Fransiska Ari Wahyu – detikinet
Jakarta – Keterbatasan penglihatan kini tak menghalangi kaum tuna netra untuk mengabadikan suatu momen dengan kamera. Ini semua berkat sebuah kamera yang dirancang khusus bagi tuna netra, Touch Sight.
Dengan kamera ini, kaum tuna netra dapat mengambil gambar digital menggunakan layar seperti Braille dengan meletakkan kamera di jidat user. Tujuannya adalah untuk menjaga kamera tetap stabil, dan seolah menjadi mata ketiga.

Kamera ini dirancang oleh Chueh Lee dari Samsung China. Kamera tersebut sengaja dirancang bagi tuna netra, supaya mereka dapat mengambil gambar dengan menggunakan indera selain indera penglihatan.

Dikutip detikINET dari Gizmag, Selasa (25/11/2008), kamera ini akan merekam suara selama tiga detik setelah tombol shutter ditekan. Suara ini menjadi petunjuk bagi user untuk mereview dan mengatur foto dan menempatkannya di sebuah layar LCD.

Bobot kamera ini ringan, dengan display Braille fleksibel yang menampilkan gambar 3D dengan gambar timbul di bagian permukaan. Foto yang dihasilkan adalah foto sentuh, yang dapat disimpan dalam kamera, diupload untuk dibagikan ke orang lain, atau didownload ke kamera Touch Sight lainnya. ( faw / wsh )
Fungsi 4: Memberi tahu pembaca tentang isi berita atau cerita yang bersangkutan secara ringkas
Perhatikan lead berikut
Selasa, 25/11/2008 08:02 WIB Kontainer Tabrak Pohon, Meruya-Mercu Buana Ditutup Nala Edwin – detikNews
Jakarta – Sebuah kontainer menabrak pohon di sekitar Kampus Mercu Buana, Jakarta Barat. Hal ini membuat jalur lalu lintas Meruya-Mercu Buana ditutup

Kelanjutan
“Kejadiannya sekitar pukul 07.15 WIB. Sekarang petugas sudah berada di lokasi,” kata petugas TMC Aiptu M Taher kepada detikcom, Selasa (25/11/2008). Menurut Taher, arus lalu lintas arah Meruya-Mercu Buana dialihkan melalui perumahan Kavling DKI. Akibatnya kemacetan panjang terjadi di ruas jalan ini. Sampai saat ini, belum diketahui penyebab kontainer dengan nomor polisi H 1479 QH ini menabrak pohon. “Kita masih selidiki penyebabnya,” katanya.

Macam lead
Lead ringkasan
Lead yang bercerita
Lead deskriptif

Lead ringkasan
Lead ini sama dengan yang dipakai dalam penulisan “berita keras” (hard news/straigh news). Yang ditulis hanya inti ceritanya, dan kemudian terserah pembaca apakah masih cukup berminat untuk mengikuti kelanjutannya.
Lead ringkasan ini sering dipakai bila reporter mempunyai persoalan yang kuat dan menarik, yang akan laku dengan sendirinya. Karena lead ini sangat gampang ditulis, banyak reporter yang langsung memilihnya bila diuber deadline, atau bila ia bingung untuk mencari lead yang lebih baik
Contoh
Beberapa contoh lead ringkasan: Memasuki tahapan akhir sidang perkara Pulau Sipadan-Ligitan, kuasa hukum pemerintah Indonesia (agent) Menlu Hasan Wirajuda tampil all out, Senin (3/6/2002) kemarin. Pendudukan Malaysia atas kedua pulau disebut Wirajuda sebagai tidak menunjukkan ‘good faith’. (detikcom, 3 Juni 2002)

Dari contoh tersebut jelas bahwa yang akan diceritakan dalam cerita itu sudah tertulis dalam lead. Setelah membaca lead, pembaca tahu apa isi selanjutnya dari sebuah berita atau artikel. Dalam contoh tersebut menunjukkan bahwa cerita yang akan disampaikan adalah tentang Menlu Wirajuda yang all out dalam membela kepentingan negara dengan mencecar tidak adanya ”good faith” Malaysia dalam perkara Sipadan-Ligitan

Lead yang bercerita
Lead ini, yang digemari penulis fiksi (novel atau cerita pendek), menarik pembaca dan membenamkannya. Tekniknya adalah menciptakan satu suasana dan membiarkan pembaca menjadi tokoh utama, entah dengan cara membuat kekosongan yang kemudian secara mental akan diisi oleh pembaca, atau dengan membiarkan pembaca mengidentifikasikan diri di tengah-tengah kejadian yang berlangsung

Hasilnya, berupa teknik seperti yang dibuat dalam film yang baik. Apakah anda pernah merasa haus ketika menyaksikan seorang pahlawan (film) kehausan di tengah padang pasir? Apakah anda gemetar di tempat duduk anda menyaksikan film horor? Lead semacam ini sangat efektif untuk cerita petualangan. Misalkan seorang wartawan yang melaporkan suasana di sudut sebuah rumah di Bosnia Herzegovina yang lagi dilanda perang saudara.
Contoh
Kami makan anggur kematian, dan anggur itu lezat. Berair, biru kehitaman, manis dan asam. Mereka menggantungkan setandan anggur masak di beranda belakang rumah milik muslim yang istrinya belum lama tewas oleh bom orang Serbia. Ini senja di Bosnia, langit sama biru tuanya dengan anggur-anggur itu. (TEMPO, 27 Maret 1993, “Potret Berdarah dari Dalam”).

Siapa yang memakai
Wartawan rubrik kriminalitas sering memakai lead bercerita dalam cerita feature untuk melaporkan peristiwa peristiwa kejahatan
Hari itu, ada lima mayat yang hangus terpanggang. Sesosok mayat laki-laki dewasa dan tiga anaknya berserakan di sana-sini dengan tubuh rusak bekas dibantai. Pemandangan itu ditemukan penduduk di puing sebuah gubuk yang hangus terbakar (TEMPO, 25 Januari 1992, “Tragedi di Kebun Karet”).
Contoh lain
Feature lain bisa begini:
Toha gelagapan. Ia seperti menghirup ruang hampa. Sebisanya ia mengisap corong udara di hidungnya. Tapi sia-sia. Tabung oksigen di punggungnya ternyata sudah kosong. Ia panik. Permukaan laut masih puluhan depa di atasnya (TEMPO, 16 November 1993, “Suka Duka Sang Penyelam”).

Kelebihan dan kekurangan
Lead ini mempunyai keuntungan karena bisa menggaet lebih efektif pembaca daripada lead lain. Begitu pembaca mengidentifikasikan diri dengan – atau menjadi tokoh ceritanya, ia pasti sudah tergaet.
Tetapi ada kerugiannya: tak semua cerita yang bisa cocok diberi lead seperti itu. Reporter yang mencoba memaksakan lead macam ini akan menghasilkan lead yang tidak wajar, atau lead itu akan merusakkan cerita

Lead Deskriptif
Lead deskriptif bisa menciptakan gambaran dalam pikiran pembaca tentang suatu tokoh atau tempat kejadian. Lead ini cocok untuk berbagai feature dan digemari reporter yang menulis profil pribadi.
Perbandingan lead bercerita dan deskriptif

Lead yang bercerita meletakkan pembaca di tengah adegan atau kejadian dalam cerita
Sedangkan lead deskriptif menempatkan pembaca beberapa meter di luarnya, dalam posisi menonton, mendengar, dan mencium baunya

Gunakan kata sifat
Pemakaian ajektif (kata sifat) yang tepat adalah kunci untuk lead deskriptif. Seorang reporter yang baik bisa membuat tokohnya “hidup”, seolah-olah muncul di tengah-tengah barang cetakan yang dipegang pembaca.
Reporter sering mencoba memusatkan perhatiannya pada satu unsur yang paling mencolok dari sosok dan penampilan tokohnya untuk diilustrasikan

Contoh Lead Deskriptif dengan tokoh “Manusia”
Wajah Syaiful Rozi bin Kahar sama sekali tak mengesankan bahwa ia seorang bajak laut. Ia berpembawaan halus, sopan, dan ramah (TEMPO, 28 Agustus 1993, “Perompak yang Halus dan Ramah”).
Untuk kebanyakan pembaca, lead itu mendebarkan. Pembaca seolah-olah terpaksa menerima kehadiran seseorang yang berperangai halus, padahal ia bajak laut yang ganas.

Contoh untuk tokoh non manusia
Laksana tarian peri langit, asap membubung di atas Hotel Bali Beach yang membara terpanggang api (TEMPO, 30 Januari 1993, “Akhir Legenda dan Sejumlah Misteri Bali”).

Tokoh untuk lead ini tidak harus manusia. Objek tidak berjiwa pun bisa mempunyai “personalitas” yang bisa ditangkap secara efektif oleh pembaca dari sebuah lead deskriptif yang baik

Kelebihan
Lead deskriptif bisa menjadi karikatur yang efektif, seperti sketsa seorang pelukis, yang menekankan pada ciri pokok dan mengabaikan perincian yang tidak menarik.
Atau sebuah lead deskriptif bisa menampilkan tokohnya dalam perwatakan yang menarik, dengan cara menggambarkan sebuah latar (dekor) yang tepat.
Contoh lain
Bola mata Juani berkaca-kaca ketika melihat bekas luka anaknya. Ia tak lagi berfikir kondisi Honda Jazz terbarunya.di benaknya hanya ada gambaran sayatan luka dan ceceran darah mengucur deras dari kepala anak sulungnya
Menyadari bahwa selalu ada kemungkinan untuk membuat lead deskriptif, maka tidak mengherankan bila banyak reporter yang terpikat oleh lead jenis ini.

Kutipan yang dalam dan ringkas bisa membuat lead menarik, terutama bila yang dikutip orang yang terkenal. Kutipan harus bisa memberikan tinjauan ke dalam watak si pembicara.
Ingat, lead harus menyiapkan pentas bagi bagian berikutnya dari cerita kita, sehingga kutipannya pun harus memusatkan diri pada sifat cerita itu

Sebuah contoh lead kutipan begini: “Tangkap hidup atau mati.”, ”Hidup atau Mati: Nurdin M Top Dicari”).
Kutipan keras itu diucapkan Kapolri Umumnya pembaca akan langsung tergaet, ingin tahu bagaimana nasib orang yang sudah dipastikan harus ditangkap hidup atau mati itu

Kerugian lead kutipan
Kerugian lead semacam ini adalah bahwa kutipan yang dipilih bisa keluar dari isi cerita, bila tekanan pokok diletakkan kepada kutipan itu saja.
Misalnya Anda mewawancarai seorang tukang ojek tentang rencana pembangunan kawasan Kota, Jakarta Pusat. Mungkin ia mengeluh, tentang rencana yang bakal menutup rezekinya itu dan berkata, “Kawasan Kota mau ditutup sampai Pelabuhan Sunda Kelapa? Wuih…” (TEMPO, 26 Juni 1994, “Menyulap Kawasan Kota”).

Kelemahan contoh tadi
Kutipan itu bisa menarik perhatian, sehingga seorang reporter mungkin memakainya sebagai lead. Tapi kutipan itu tidak secara tepat menggambarkan perasaan si tukang ojek itu secara keseluruhan. Bila wartawan tidak bisa memberikan penjelasan pada pembaca kapan kutipan itu keluar dan dalam kondisi bagaimana, jangan-jangan kutipan itu memang tak ada kaitannya langsung dengan isi cerita.
Latihan 1
Senin, 24/11/2008 14:01 WIB Celtics Masih Digjaya
Andi Abdullah Sururi –
detiksport
Toronto – Juara bertahan Boston Celtics masih menunjukkan kedigjayaannya. Bertandang ke markas Toronto Raptors, Kevin Garnett dkk unggul atas tuan rumah dan meraih lima kemenangan beruntun.

Memimpin sejak awal pertandingan, Senin (24/11/2008), anak-anak Boston menang 118-103. Ray Allen menjadi penyumbang angka terbanyak untuk tim tamu dengan total 21 poin.

Rajon Rondo, Garnett, dan Tony Allen, mengukir masing-masing 15 angka untuk Celtics, yang kini telah menang 11 kali dari 12 pertandingan, sejak kalah dari Indiana Pacers pada 1 November.

Tiga pemain lain yang memberi kontribusi cukup besar untuk tim asuhan Doc Rivers adalah Kendrick Perkins (12 poin), Paul Pierce (11) dan Edie House (11). Rivers secara khusus memberi pujian buat Rondo. ”Kecepatan dia adalah faktor pada pertandingan ini. Kecepatan itu memberi ruang buat semua orang untuk masuk. Dia melakukan itu dalam tiga atau empat game berturut-turut, dan kami menang dengan selisih besar. Saya sangat yakin itulah alasan (kami menang terus),” tutur sang pelatih.

Latihan 2
Sementara itu Denver Nuggets berhasil menundukkan tamunya Chicago Bulls dengan skor 114-110. Carmelo Anthony, walaupun dinilai tidak bermain sehebat semestinya, tetap menjadi penyuplai angka terbanyak untuk timnya dengan 21 poin.
Bintang Bulls adalah Ben Gordon yang menorehkan 28 poin. Ia juga memasukkan sembilan bola dari 10 lemparannya dari free throw. Bulls kalah untuk kesembilan kalinya dari 10 lawatan terakhirnya ke Mile High City.
Hasil Pertandingan Senin (24/11/2008) WIB:
Boston 118-103 Toronto
Golden State 81-89 Philadelphia
Minnesota 106-80 Detroit
Chicago 101-114 Denver
Sacramento 108-118 LA Lakers
Selasa, 25/11/2008 08:02 WIB Kontainer Tabrak Pohon, Meruya-Mercu Buana Ditutup Nala Edwin – detikNews
Jakarta – Sebuah kontainer menabrak pohon di sekitar Kampus Mercu Buana, Jakarta Barat. Hal ini membuat jalur lalu lintas Meruya-Mercu Buana ditutup.
”Kejadiannya sekitar pukul 07.15 WIB. Sekarang petugas sudah berada di lokasi,” kata petugas TMC Aiptu M Taher kepada detikcom, Selasa (25/11/2008).
Menurut Taher, arus lalu lintas arah Meruya-Mercu Buana dialihkan melalui perumahan Kavling DKI. Akibatnya kemacetan panjang terjadi di ruas jalan ini.
Sampai saat ini, belum diketahui penyebab kontainer dengan nomor polisi H 1479 QH ini menabrak pohon. “Kita masih selidiki penyebabnya,” katanya.
(nal/nrl)

Tugas minggu depan
Carilah berita di koran dan berilah analisa lead jenis apa yang mereka gunakan
Carilah contoh lead yang lengkap meliputi
Lead ringkasan
Lead yang bercerita
Lead deskriptif

 
Leave a comment

Posted by on November 13, 2012 in Just Talk Active

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: