RSS

TEORI DIALEKTIKA RELASIONAL

21 Dec

Leslie Baxter & Barbara Montgomery
Teori ini menjelaskan suatu hubungan selalu mengandung kontradiksi yang mengalami perubahan dan dinamis dan diperlukan interaksi komunikasi yang berfungsi untuk merumuskan, mengatur dan menyelesaikan kontradiksi yang terjadi.
Film “Berbagi Suami”
Menuturkan sebuah cerita – tiga buah cerita, tepatnya – tentang kehidupan poligami yang dialami oleh tiga perempuan Indonesia. Nia Dinata, penulis naskah dan sutradara film tersebut, melalui tiga tokoh bernama Salma, Siti, dan Ming, mencoba menggambarkan karakter perempuan yang kompleks dan multidimensional.

Ketiga tokoh tersebut memiliki latar belakang sosial, ekonomi, dan etnis yang berbeda, namun masing-masing kurang lebih memiliki tujuan yang sama, menggapai kebahagiaan hidup di kota besar bernama Jakarta. Dan dalam perjalanan menuju kebahagiaan itu mereka bertemu dengan kehidupan poligami.

Cara yang ditempuh untuk meraih kebahagiaan dan pandangan mereka tentang hakikat kebahagiaan sangatlah berbeda, namun perbedaan-perbedaan itu menunjukkan hal yang sama; bahwa sesungguhnya perempuan bisa melihat lebih jauh ke dalam dirinya dan menyadari bahwa mereka memiliki pilihan.

Film Berbagi Suami menunjukkan bahwa sikap ketiga tokoh utamanya atas poligami tidak didasari oleh pengetahuan normatif belaka sebagaimana sering tampak pada bagaimana masyarakat umumnya menilai poligami, tetapi berangkat dari refleksi mereka atas pengalaman mereka sendiri dalam menggeluti hidup dipoligami.

Melalui tiga episode cerita, melalui tiga narasi yang dituturkan oleh masing-masing tokoh pemilik cerita, yang sedikit saling bersinggungan di tiap ujung masing-masing kisah, Berbagi Suami memunculkan suatu hierarki wacana, yaitu, pandangan-pandangan yang berbeda atas satu realitas yang disampaikan dalam waktu yang bersamaan (MacCabe, 1976). Dengan rujukan konsep ini, maka Berbagi Suami menjadi sebuah medan penggambaran realitas sosial dari berbagai perspektif sekaligus.

Cara bertutur melalui struktur yang demikian bisa dilihat sebagai jurus Berbagi Suami dalam bukan semata-mata merepresentasikan melainkan juga menawar kenyataan yang seringkali dilihat oleh banyak orang dengan kecenderungan prespektif yang tunggal.

Lewat film Berbagi Suami kita juga mungkin untuk melihat bagaimana poligami sebagaimana bentuk relasi yang lain, jika merujuk pada metode dialektikal atau yang lebih dikenal sebagai Dialektika (dialectics) atau Metode Socrates, dapat dicari pemecahan atas konfliknya melalui diskusi rasional, setidaknya diskusi rasional antara tokoh dalam cerita film tersebut dengan batinnya sendiri. Metode dialektika dapat digunakan untuk menguji alternatif-alternatif yang mungkin keliru dari dualisme formal monogami vs poligami.

Setidaknya dengan Dialektika Relasional yang merupakan versi berbasis emosional dan nilai dari Dialektika yang filosofis, konflik yang muncul dalam pola relasi poligami menjadi mungkin untuk diperikan. Dialektika relasional adalah konsep dalam teori komunikasi. Teori tersebut, dilontarkan pertama kali baik oleh L. A. Baxter maupun W. K Rawlins di tahun 1988, memerikan pola konflik jangka panjang antara individu-individu sebagai hasil dari tegangan-tegangan dialektis yang endemik (selalu terdapat di tempat tertentu).

Tegangan-tegangan ini merupakan hasil dari kebutuhan-kebutuhan emosional yang berkonflik yang dirasakan oleh partisipan dalam relasi apapun. Dialektika relasional merupakan keseimbangan antara kebutuhan-kebutuhan yang berkonflik di dalam relasi tersebut.

Teori ini menawarkan bahwa pemeliharaan atas suatu hubungan yang sehat tergantung pada perjuangan tiap anggotanya untuk mencapai suatu keseimbangan (happy medium) yang bisa diterima antara kehendak dan kebutuhan diri sendiri dengan kehendak dan kebutuhan yang lain.

Dialektika relasional berakar dalam dinamisme Yin dan Yang. Seperti Yin dan Yang klasik, keseimbangan nilai-nilai emosional dalam suatu hubungan selalu berada dalam gerak, dan nilai apapun yang didorongkan hingga ekstrimnya mengandung benih dari kebalikannya. Di dunia Barat, gagasan ini mengingatkan kembali pada filsuf Yunani, Heraclitus yang menyatakan bahwa dunia berada dalam gejolak yang konstan (seperti api), dengan kekuatan-kekuatan kreatif dan destruktif di kedua sisi setiap proses.

Sementara Mikhail Bakhtin yang menerapkan dialektika Marxis pada teori dan kritik literatur dan retorika, yang menggambarkan tegangan-tegangan yang ada dalam struktur kedalaman semua pengalaman manusia, memahami dialektika manusia sebagai dua kekuatan yang analog dengan kekuatan-kekuatan fisikawi centripetal (kekuatan emosional yang cenderung menuju kesatuan) dan centrifugal (kekuatan emosional yang cenderung menuju perbedaan). Seperti Yin dan Yang, kekuatan Bakhtian tidak memiliki resolusi akhir. Baxter lantas mengambil analisis struktural kedalaman Bakhtin dan menerapkannya pada teori komunikasi. Ia menemukan sejumlah poros di mana tegangan dinamis tersebut beroperasi.

Dari film Berbagi Suami mungkin pula untuk melihat bagaimana praksis yang merupakan salah satu dari empat konsep utama yang membentuk latar belakang Dialektika Relasional mewujud. Dalam praksis tokoh-tokoh cerita Berbagi Suami, tegangan dialektika dalam kehidupan poligami diciptakan dan diciptakan kembali melalui partisipasi dan interaksi yang aktif. Dengan kata lain, pengalaman praktis atas menjalin hubungan membuka seseorang pada pengenaan kebutuhan dan nilai orang lain.

Selagi hubungan tersebut berlangsung terus, kebutuhan dan nilai seseorang menjadi jelas terlihat. Praksis terfokus pada pilihan-pilihan praktis yang dibuat individu-individu di tengah-tengah kebutuhan-kebutuhan dan nilai-nilai yang berhadapan (tegangan dialektis). Pada gilirannya, pilihan-pilihan dan aksi-aksi sendiri menciptakan, menciptakan kembali, dan mengubah sifat hubungan dan oleh sebab itu mengubah tegangan dialektis itu sendiri.

 
Leave a comment

Posted by on December 21, 2012 in Just Talk Active

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: