RSS

Mewariskan Air, Mewariskan Kehidupan

21 Jan

Apa yang ingin kita wariskan kepada anak cucu kita, kepada generasi penerus bangsa ini?. Apakah harta yang melimpah untuk tujuh turunan, atau kehidupan yang membuat mereka bisa tegak di atas kaki sendiri?. Mewariskan harta dan kekayaan tidaklah menjamin anak cucu kita, generasi penerus bangsa ini mampu bertahan dalam tantangan kehidupan yang terus berputar. Tidak pula mampu menjaga keberlangsungan sisi kehidupan mereka sebagai manusia. Dalam sekejap harta bisa hilang entah karena banjir, kebakaran, bencana alam atau sebab lainnya. Bisa juga menumbuhkan permusuhan ketika pemilik hak waris justru saling sikut memperebutkan harta yang ditinggalkan.
Memberikan warisan terbaik buat generasi berikutnya adalah warisan kehidupan yang mampu membuat mereka tegak di atas kaki sendiri. Menjadikan mereka sebagai manusia seutuhnya dan memberikan kesempatan untuk menikmati kehidupan. Sebuah warisan yang akan terus dikenang dan tetap diwariskan dari satu generasi ke generasi lain. Banyak tokoh bijak yang memberikan nasehat tentang wujud warisan kehidupan tersebut. Ada yang berpendapat kalau warisan kehidupan adalah ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang mampu menggali potensi diri mereka. Sebagian tokoh yang lain berpendapat kalau warisan kehidupan yang penting adalah mewariskan kepercayaan diri dan semangat untuk maju. Sudah lama bangsa ini hidup dalam kungkungan mental negatif seperti takut, tidak percaya diri, dan malu berkompetisi. Imbasnya nampak pada ketidakberanian untuk maju, bahkan bermimpi lebih baik di masa depan saja tidak berani.
Warisan lain yang juga penting untuk diberikan adalah keselarasan kehidupan dengan alam. Hidup selaras dengan alam sejatinya menjadi bekal kehidupan yang melahirkan ketentraman. Alam menyediakan bekal bagi kehidupan manusia. Limpahan sumber daya alam dan kekayaan tambang bisa menjadi bekal kesejahteraan manusia. Namun disisi lain jika kita tidak mampu hidup selaras dengan alam maka alam akan menghukum manusia. Salah satu unsur alam yang perlu diwariskan dalam kehidupan manusia adalah ketersediaan air bagi generasi yang akan datang. Air adalah warisan penting sebagai urat nadi kehidupan manusia.

Air dan kehidupan
Air mengalir dalam setiap sendi kehidupan manusia. Mari kita mulai dari setiap tubuh manusia. Dalam setiap tubuh manusia mengalir air yang menjadi urat nadi kehidupan. Air merupakan komponen utama dari tubuh, rata-rata tiap orang memiliki 60% air dari berat tubuhnya. Semua sistem didalam tubuh tergantung oleh air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air tinggi dalam tubuh. Contoh fungsi air adalah akan membilas racun dari organ vital, membawa nutrisi ke sel tubuh dan menghasilkan kelembapan bagi jaringan telinga, hidung dan tenggorokan.
Selain mengalir dalam tubuh manusia, air juga menjadi urat nadi kehidupan dalam berbagai sektor. Dalam rumah tangga, kebutuhan air untuk makan, minum, mencuci, mandi sudah menjadi kelaziman. Pergerakan sector ekonomi, pertanian, perdagangan dan transportasi juga selalu bergantung pada faktor air. Beragam jenis kegiatan bisnis menjadikan air sebagai faktor utama penopang kegiatan bisninya. Contohnya usaha kuliner, cuci mobil, penjualan ikan hias, laundry pakaian, tidak bisa dipisahkan dari air. Kalau ketersediaan air terganggu maka kelangsungan aktifitas bisnis tersebut juga akan terganggu.
Bidang pertanian juga tidak luput dari ketergantungan terhadap air. Para petani tidak akan mampu menanam beragam jenis tanaman tanpa ketersediaan air. Mereka yang bergerak di sektor perikanan juga sangat bergantung kepada air. Karena, air adalah habitat bagi ikan-ikan yang menjadi komoditi utama perikanan. Keberlangsungan perdagangan antarpulau bahkan antarnegara sangat bergantung pada factor air. Bayangkan jika gelombang laut selalu tinggi maka pergerakan kapal pengangkut barang pasti terganggu. Tengoklah ketika musim hujan, antrian truk yang mau menyeberang antarpulau pasti menumpuk di pelabuhan. Para penumpang kapal harus rela menunggu berhari-hari sampai gelombang laut reda agar bisa menyeberang. Semua menunggu air laut bersahabat dengan perjalanan mereka. Di bidang tranportasi lain seperti kereta api dan bus juga bergantung pada air. Banjir yang melanda suatu daerah tertentu dipastikan akan mengganggu perjalanan bus dan kereta. Itulah sekelumit relasi air dan kehidupan manusia.

Potensi air Indonesia
Keberlangsungan kehidupan manusia sangat bergantung pada air. Karena itu kita perlu mengenali potensi air yang ada bagi manusia. Dengan mengenali potensi air tersebut kita akan bisa memelihara, dan memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Sekaligus mewariskannya kepada generasi yang akan datang. Berikut beberapa potensi air yang ada di Indonesia:
a. Danau
Menurut Forum Danau Indonesia jumlah danau di Indonesia diperkirakan tidak kurang dari 500 buah. Danau Toba di Sumatera Utara menjadi danau terluas dengan luas mencapai 110 ribu hektar. Danau memiliki berbagai fungsi diantaranya: menampung air hujan sehingga tidak menjadi banjir, mengalirkan air untuk pengairan, listrik, dan potensi pariwisata bahari. Keberadaan danau sangat penting untuk menjaga keberlangsungan ketersediaan air bagi manusia.

Danau Toba di Sumatera Utara


Sumber Gambar, disini
b. Sungai
Sungai mengalirkan air hujan ke laut. Keberadaan sungai menjadi urat nadi kehidupan manusia. Sungai dimanfaatkan oleh manusia untuk kebutuhan transportasi, perdagangan, makan, minum dan mencuci. Di Kalimantan misalnya, ada pasar terapung yang memanfaatkan sungai sebagai tempat berjualan. Potensi air sungai adalah bekal kehidupan yang jika dimanfaatkan dengan benar akan mempermudah kehidupan manusia.

Sungai Barito di Kalimantan


Sumber Gambar, disini
c. Cekungan air
Sebagian air hujan yang turun akan mengalir melalui cekungan. Keberadaanya juga bermanfaat untuk menyimpan air hujan agar bisa dimanfaatkan ketika musim kemarau.
d. Laut
Indonesia memiliki laut yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Di jalur pantai utara lautan Indonesia tidak hanya menghasilkan perikanan tetapi juga dimanfaatkan sebagai jalur transportasi dan perdagangan. Laut merupakan berkah bagi kehidupan manusia. Namun jika tidak diperlakukan dengan baik, maka air laut bisa menghukum manusia dengan pasang dan gelombang. Banjir rob air laut dan gelombang yang tinggi bisa menghambat aktifitas kehidupan manusia.
Potensi air Indonesia sesungguhnya, sangat besar. Persoalan terbesar yang harus terus dijaga adalah memelihara, dan memanfaatkan potensi tersebut dengan benar. Untuk itu perlu proses bersahabat dengan air sehingga manusia bisa hidup selaras. Air memberi manfaat dan manusia menjaga potensi tersebut.

Bersahabat dengan air
Lahir dan besar di tepian Sungai Citandui membuatku akrab dengan air. Sungai ibarat rumah kedua yang selalu dikunjungi setiap harinya. Pagi, sore bahkan malam hari banyak aktifitas yang dilakukan di sekitar sungai. Sungai Citandui tidak hanya dijadikan sebagai sumber air tetapi juga sumber kegiatan ekonomi warga di sekitarnya. Di desa kelahiranku warga memanfaatkan pinggiran sungai untuk pertanian seperti menanam sayuran. Sebagian warga yang lain mengambil pasir yang ada di sungai untuk keperluan bangunan dan tentu saja dijual. Sebagian warga yang lain membuat batu batu bata dengan campuran tanah liat yang banyak terdapat di pinggiran sungai. Tidak ketinggalan mereka yang menggantungkan ekonomi dari hasil menangkap ikan.
Bersahabat dengan air sesungguhnya adalah bersahabat dengan kehidupan. Sungguh miris ketika melihat fenomena sekarang ini. Musim hujan selalu dihantui dengan banjir, tanah longsor dan bencana alam lain yang terkait dengan air. Sementara di musim kemarau berbagai daerah dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih. Ini sebenarnya karena kegagalan manusia bersahabat dengan air. Manusia tidak tahu bagaimana memperlakukan air dengan benar sehingga berguna bagi kehidupan mereka. Sifat tamak dan serakah telah menghancurkan persahabatan manusia dengan air. Akibatnya beragam bencana ditunai manusia karena ulahnya sendiri.Contoh terbaru adalah banjir yang mengepung Jakarta, sehingga melumpuhkan aktifitas manusia, memaksa ribuan orang mengungsi dan kerugian harta, benda dan nyawa yang harus diderita oleh penduduk Jakarta.
Banjir Jakarta
Banjir melanda Jakarta. sumber gambar, disini
Sebuah pertanyaan sederhana, Apakah sulit untuk bersahabat dengan air sehingga manusia memilih untuk memusuhinya? Sungguh mengherankan ketika manusia lebih suka kebanjiran daripada membersihkan sungai, membuang sampah pada tempatnya dan menjaga selokan. Menggunduli hutan, menutup selokan dan membuang sampah ke sungai justru lebih disukai manusia. Sungguh tidak masuk akal ketika manusia memilih kekurangan air daripada melakukan penghijauan, menjaga sumber air dan berbagi air. Ketika manusia memilih perbuatan yang memusuhi alam, maka tunggulah akibat yang akan dirasakannya.
Proses persahabatan manusia dengan air harus dimulai dari perubahan cara pandang yang keliru terhadap air. Selama ini air dipandang semata sebagai objek kebutuhan yang kemudia diperlakukan sesuka hati manusia. Air dibuang, dicemari, dikotori, tidak diberi ruang untuk mengalir, digunduli tempat penyimpanannya dan beragam aktifitas kejam mausia lainnya dalam memperlakukan air. Cara pikir ini harus diubah dengan menjadikan air sebagai sahabat kehidupan. Jadi tidak muncul lagi sumpah serapah dan mencaci maki ketika hujan turun atau kemarau datang. Hujan turun dalam jumlah besar pun bisa dikelola dengan baik sehingga manusia tidak kekeringan di musim kemarau. Kalau mereka dipandang sebagai sahabat tentu manusia akan memperlakukan mereka dengan baik. Air dalam jumlah banyak bisa dkelola, disimpan dan diatur penggunaannya sehingga tidak menimbulkan banjir. Kalau manusia memandang air sebagai sahabat, maka ia akan memberikan tempat dengan membangun waduk, penampungan ataupun polder. Kalau air dipandang sebagai sahabat, maka manusia tidak akan mencemarinya, mengotori dan menghancurkan tempat-tempat resapan air seperti hutan.
Proses persahabatan manusia dengan air sesungguhnya akan menghasilkan harmoni indah, yang muaranya adalah ketentraman dan keselarasan kehidupan manusia.

Berbagi air, berbagi kehidupan
Sifat air yang mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah sejatinya bisa diambil pelajaran yang berharga. Air tidak berhenti di satu tempat melainkan mengalir ke tempat lain agar setiap tempat bisa merasakan manfaatnya. Semangat berbagi ini semestinya juga ditiru oleh manusia sehingga mereka tidak pelit untuk berbagi air dengan oarang lain. Banyak perusahaan yang membuat program berbagi air, menginspirasi manusia untuk melakukan hal yang sama. Misalnya, Aqua membuat program 1 liter air untuk 10 liter air. Tujuannya agar saudara-saudara kita yang kekurangan air di musim kemarau bisa ikut menikmati air bersih. Berbagi dalam kehidupan manusia akan melahirkan kasih sayang diatara sesama. Melahirkan empati dan solidaritas sebagai tiang penopang kehidupan sosial.

Akhirnya, jagalah air, jagalah kehidupan, wariskanlah yang terbaik bagi anak cucu kita. Ingat! Anda bisa mati besok karena air yang anda perlakukan hari ini. Jadi berhentilah untuk mencemari air, berhentilah untuk menggunduli hutan, berhentilah memperlakukan air dengan semena-mena. Apakah kita tega mewariskan keburukan buat anak keturunan kita. Berilah mereka kesempatan untuk mengakses air bersih, wariskanlah kehidupan kepada mereka.

Rujukan:
http://www.aqua.com/
Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/nutrition/1944277-kebutuhan-air-bagi-tubuh-manusia/#ixzz2IICfSCoA
http://air.telapak.org/sumber-daya-air/sumber-daya-air/potensi-air-indonesia/3-potensi-air-indonesia
http://air.telapak.org/component/content/article/46-opini/97-qmemanfaatkan-air-tanpa-kebanjiranq

 
2 Comments

Posted by on January 21, 2013 in lomba kary tulis

 

Tags: , ,

2 responses to “Mewariskan Air, Mewariskan Kehidupan

  1. jual beli sepatu futsal

    February 4, 2013 at 6:47 am

    Kenapa warga yang berada di Jakarta membuang sampah di sungai.
    Karena mereka telah merehmekan air.

     
    • mubarok01

      February 5, 2013 at 7:29 am

      iya, padahal air adalah sumber kehidupan mereka untuk sekarang dan anak cucu mereka kelak.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: