RSS

Konsumen Cerdas, Hidup Berkualitas

27 Mar

Jaman semakin maju, teknologi gak ketulungan cepatnya merubah kehidupan manusia. Beragam hal baru muncul, mempengaruhi kehidupan manusia termasuk mengatur bagaimana mereka harus hidup dan menjalankan kehidupan. Contohnya, sebelum ada telepon seluler orang kesulitan untuk berkomunikasi satu sama lain karena terhalang ruang dan waktu. Jadi kehadiran telepon seluler mempermudah kehidupan manusia untuk berkomunikasi. Namun di sisi lain ada sisi manusiawi kita yang hilang. Sebelum ada telepon seluler kita meluangkan waktu untuk bertemu teman, kerabat, saudara sekedar untuk mengobrol atau bertukar kabar. Sekarang intensitas itu hilang, direnggut kemajuan teknologi komunikasi. Sehingga hubungan antar manusia tidak sehangat duluu lagi. Itu sekdedar gambaran bagaimana perubahan jaman merubah manusia dan gaya hidupnya.

Kemajuan teknologi di berbagai bidang menghasilkan aneka produk yang ditujukan untuk mempermudah manusia. Makanan, minuman, pakaian, piranti elektronik dan barang kebutuhan sehari-hari lainnya diproduksi dengan cepat dan massal. Semua serba instan, cepat dan mengejar manusia kemanapun mereka berada. Ayam goreng misalnya, gak perlu waktu lama untuk mempersiapkannya, cukup hitungan detik maka ayam goreng cepat saji sudah ada di depan mata. Jadi siap-siap aja mereka yang tidak cerdas menyikapi perubahan, akan tergilas fenomena instan tersebut.

Konsumen cerdas, harus itu

Berikut cerita pribadiku antara sepotong roti dan kebodohan dalam membaca tanda-tanda fenomena instan. Ada pengalaman yang tidak mengenakkan ketika saya membeli roti di sebuah sawalayan. Muaranya yak karena ceroboh dan tidak mengecek tanggal kadaluarsa produk. Tanpa melihat tanggalnya saya langsung beli. Maksud saya mau dimakan besok buat sarapan, ternyata ketika pagi saya buka roti sudah berjamur. Setelah saya lihat tanggal kadaluarsa emang sudah lewat. Yang jelas mangkel dan dongkol tapi mau gimana lagi semua karena kecerobohan saya.

Pemerintah sudah mengeluarkan aturan dan tentu saja berbagai upaya untuk melindungi konsumen, tapi inget kalau kita tidak menjadi konsumen cerdas ya siap-siap jadi korban. Nah ketika banjir bermacam produk yang menggiurkan, dengan aneka bentuk dan desain siap-siaplah jadi korban komsutivisme kecuali mereka yang disebut sebagai konsumen “cerdas”. Ajakan untuk menjadi konsumen cerdas ini udah berulangkali disampaikan oleh Kementerian Perdagangan Indonesia.


Logo Kementerian Perdagangan Indonesia

Kementerian yang dipimpin oleh Pak Gita Wiryawan ini sudah mengantisasi perkembangan teknologi dan arus perdagangan dunia sehingga konsumen tetap terlindungi. Ini cuplikan quotes dari http://ditjenspk.kemendag.go.id/ yang membuktikan kalau Kementerian ini sangat peduli terhadap konsumen.:

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tak pernah berhenti meningkatkan pengawasan barang beredar terhadap produk non-pangan maupun pangan. Selain untuk melindungi konsumen, pengawasan secara berkesinambungan akan menciptakan iklim usaha yang sehat di Tanah Air. Demikian ditegaskan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi saat mengumumkan hasil pengawasan barang beredar dan jasa di kantor Kementerian Perdagangan pada Januari 2013.
“Pengawasan tersebut juga dilakukan untuk mendorong peningkatan produksi dan penggunaan produk dalam negeri serta mencegah distorsi pasar dari peredaran produk impor yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Wamendag.

Selain mengeluarkan beragam aturan dan proteksi terhadap konsumen, pemerintah juga mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas. Nih bukti ajakannya:

Terus, siapa tuh yang disebut sebagai konsumen cerdas. Tengok pesan dibawah ini.
Buat yang pengin jadi konsumen cerdas lihat dan cermati tips berikut ini:

Tips menjadi konsumen cerdas

Nah itu dia tips yang diberikan oleh Kementerian Perdagangan soal menjadi konsumen cerdas. Kementerian yang dipimpin oleh Pak Gita Wiryawan ini sudah mengantisipasi jauh-jauh hari agar konsumen dalam negeri tetap terlindungi. Caranya yaitu tadi dengan menjadi konsumen cerdas. Yuk kita cermati pesan-pesan tersebut satu demi satu.

1. Teliti sebelum membeli


Jangan beli kucing dalam karung, teiliti ya sebelum membeli. sumber gambar, disini

Kalau kita beli barang di toko, supermarket, mall, atau swalayan biasanya tertera label:
Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan/ditukar. Nah ini sudah pertanda kalau sebagai konsumen kita memang musti benar-benar teliti. Pastikan barang yang kita beli dalam kondisi bagus sesuai keinginan kita. Misalnya kita beli baju, pastikan ukuranya pas, warnanya kita suka, tidak ada jahitan yang robek atau cacat lainnya. Terkadang ketidaktelitian konsumen dimanfaatkan oleh penjual yang nakal untuk menjual barang-barang yang rusak. Nah setelah kita pulang dan nemukan kekurangan pada barang yang kita beli, baru deh nyesal. Semua dah terlambat karena yang sudah dibeli gak bbisa ditukar kembali.

2. Perhatikan label dan masa kadaluarsa

Kalau gak perhatikan label dan masa kadaluarsa pasti menyesal nantinya, sumber gambar, disini

Ini perkara sepele tapi fatal akibatnya kalau tidak kita perhatikan. Lihat baik-baik tanggal kadaluarsa biar kita gak nyesal. Kalau suatu produk gak nyantumin label kadaluarsa ya gak usah dibeli. Itu artinya produsen tidak tanggungjawab. Jangan mau jadi korban. Seterkenal apapun produknya kalau gak ada masa kadaluarsanya ya sudah tinggalin aja. Masih banyak produk-produk lain yang layak kita beli. Dengan memperhatikan label dan masa kadaluarsa berarti kita melindungi diri kita, keluarga kita dari geragam akibat buruk suatu produk.

3. Pastikan produk bertanda jaminan mutu SNI

SNI
Pilih yang sudah SNI biar hidupmu aman dan nyaman.

Jaminan mutu dan ada garansi itu penting banget. Ada standar SNI itu harus untuk setiap produk yang ingin kita beli. Misalnya helm, kepala kita ini asset yang tidak ternilai teman, jadi lindungi dengan benar. Caranya ya beli helm yang sudah bertanda SNI. Ini juga berlaku untuk produk-produk yang lain. Pastikan SNI ada dan tertera di setiap produk yang kita pakai.

4. Beli sesuai kebutuhan, bukan keinginan

Butuh banget itu kayak kita kebelet ke toilet, nah itu memang harus dipenuhi tidak bisa tidak. Beda dengan pertanyaan, butuh gak ya?jangan-jangan cuma sekedar keinginan. Untuk memastikan kalau barang atau jasa yang kita beli memang kebutuhan pastikan untuk selalu mengecek daftar barang atau layanan yang sudah kita punya. MIsalnya, kalau di rumah sudah ada tiga pasang sepatu yang masih bagus, itu tandanya kita tidak terlalu butuh untuk beli sepatu baru. Kalau kita sudah berlangganan suatu paket internet, yta gak perlu nyari-nyari paketan lain. Menyesuaikan keinginan dengan kbutuhan memang tidak mudah, perlu kontrol diri yang kuat.

Yang berikut ini saya coba berikan beberapa tambahan ya biar tambah cerdas:

a. Baik buat orang lain belum tentu buat kita
Jangan jadi korban mode, atau sekedar ikut-ikutan ketika beli barang. Yang bagus buat orang lain belum tentu bagus buat kita lo. Ingat bro, gak semua makanan baik akan baik juga buat diri kita. Cerdas dikit kenapa. Jangan jadi korban iklan atau bujuk rayu produsen.

b. Cintai produk-produk Indonesia
Meskipun sekarang ini banjir produk asing, tidak berarti produk dalam negeri tidak bisa bersaing. Produk-produk Indonesia juga tidak kalah mutunya dengan produk luar negeri. Ada kain, pakaian, makanan, buah-buahan, furniture, otomotif, dan beragam produk lain yang layak kita pakai. Karena itu kecintaan terhadap produk-produk dalam negeri ini mestinya terus kita peliharan. Kalau kita tidak cinta produk dalam negeri tandanya kita tidak cinta bangsa ini.
Ini contoh produk buah dan sayuran asli Indonesia yang tidak kalah dengan produk dari negara lain.

Dengan mencintai produk-produk dalam negeri berarti kita sudah berperan untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Kalau bangsa ini ekonominya maju, rakyat juga semakin sejahtera. Mencintai produk dalam negeri juga berarti membantu meningkatkan kemandirian bangsa, supaya bangsa ini tidak tergantung dengan bangsa lain. Bisa berdiri kokoh di atas kaki sendiri.

c. Serba Pas
Maksudnya belilah barang atau jasa pas benar-benar kita butuh. Pas di kantong (sesuai kemampuan ekonomi, gak ngutang sana-sini), Pas di takaran (kalau beli makanan, beras dll jangan ragu untuk ditimbang kembali ya).

Nah akhirnya cara pikir, sikap dan perilaku kita akan sangat menentukan seberapa cerdas kita sebgai konsumen. Kalau kita tidak paham hak dan kewajiban kita sebagai konsumen ya siap-siap aja terjun di kubangan kesalahan. Inget jadi konsumen cerdas ya, pahami hak dan kewajibanmu sebagai konsumen, kemudian pastikan kalau hak dan kewajiban itu berjalan dengan semestinya.

Lomba

 
2 Comments

Posted by on March 27, 2013 in lomba kary tulis

 

Tags:

2 responses to “Konsumen Cerdas, Hidup Berkualitas

  1. Portal Berita Buku Online

    March 29, 2013 at 2:32 pm

    SEJAK tahun lalu, pemerintah telah menetapkan tanggal 20 April sebagai Hari Konsumen Nasional (HKN) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2012. Momentum HKN tersebut, sejatinya menjadi menjadi spirit bagi semua pihak untuk mengampanyekan “Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen”.

    Beberapa aturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum bagi perlindungan konsumen dan mewajibkan ‘konsumen cerdas’ antara lain: Undang Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, Undang Undang No. 5 tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Usaha Tidak Sehat, Undang Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbritase dan Alternatif Penyelesian Sengketa, dan Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2001 tentang Pembinaan Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen.

    Artikel diatas sangat relevan dan bermanfaat agar pemerintah, konsumen dan pelaku usaha mengetahui bagaimana pentingnya mengampanyekan konsumen cerdas

    Terima kasih
    wassalam

     
    • mubarok01

      April 1, 2013 at 1:45 am

      BEnar sekali, konsumen cerdas tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga keluarga, lingkungan dan bangsa ini

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: