RSS

Perlukah Sosok Perempuan dalam Pilgub Jateng?

22 May

Tidak adanya sosok perempuan pada Pilgub Jateng 2013 menimbulkan kekhawatiran. Ketiadaan sosok perempuan dikhawatirkan akan mengurangi perhatian terhadap berbagai kepentingan perempuan. Penulis mencontohkan beberapa isu perempuan seperti angka kematian ibu melahirkan,gizi buruk, buta aksara dan rendahnya pendidikan perempuan yang membutuhkan perhatian lebih. Ketiadaan sosok perempuan dalam Pilgub Jateng 2013 akan menutup peluang perempuan dalam pernyusunan program terkait isu-isu tersebut.

Ppentingnya sosok perempuan dalam Pilgub Jateng tidak bisa disalahkan. Namun ada beberapa pertanyaan yang mengusik untuk didiskusikan. Diantaranya, pentingkah kehadiran sosok perempuan secara fisik dalam sebuah kepemimpinan publik? atau yang dibutuhkan adalah sebuah program kerja yang memihak kepentingan perempuan?.

Selanjutnya apakah ketidakhadiran Cagub-Cawagub perempuan berarti menutup peluang perempuan dalam percaturan politik?
Isu tentang perempuan selalu digunakan oleh para kontestan politik untuk menarik perhatian publik. Partai politik dan kontestan pemilihan umum baik bupati, gubernur, maupun presiden mengemas isu tersebut dalam setiap perhelatan politik. Perempuan dianggap sebagai pemilih yang potensial baik dari sisi jumlah maupun loyalitas. Untuk mendapatkan dukungan politik seringkali sisi emosional perempuan dieksploitasi melalui beragam cara.

Misalnya, penempatan calon perempuan di kursi legislatif maupun eksekutif dipilih sebagai cara pintas untuk mendapatkan dukungan mereka. Padahal penempatan tersebut lebih untuk memenuhi aspek legalitas seperti kuota perempuan daripada berdasar kapabilitas individu. Ketika sosok perempuan tampil sebagai kontestan politik diharapkan dukungan dari kaum perempuan juga akan tinggi. Pada faktanya strategi ini tidak selalu berhasil terbukti dengan kegagalan beberapa calon perempuan dalam pertarungan politik.
Cara lain yang ditempuh adalah dengan menempatkan sosok yang menarik secara fisik bagi pemilih perempuan. Tanda-tanda fisik seperti kumis, wajah ganteng, pakaian rapi, senyum yang manis, dan ramah dimanfaatkan untuk menggaet pemilih perempuan. Tidak heran di beberapa pemilihan kepala daerah muncul slogan seperti “Coblos Kumisnya”, “Pilih yang ganteng”, “Pilih senyumnya”. Slogan-slogan tersebut dibarengi dengan spanduk, baliho, poster dan sarana promosi lainya yang menonjolkan sisi fisik para kontestan.

Kritis dan cerdas
Fenomena-fenomena tersebut menggambarkan bagaimana posisi perempuan dalam sebuah konstelasi politik. Perempuan kehilangan sisi kritisnya ketika mereka seolah diberi ruang yang seimbang dengan laki-laki. Kehadiran sosok perempuan secara fisik dan pemenuhan kuota perempuan dipandang sudah memenuhi kepentingan mereka. Dalam melihat sebuah kepemimpinan politik semestinya aspek program, kredibilitas, akuntabilitas dan kinerja para kontestanlah yang menjadi pertimbangan. Memilih atau tidak memilih seseroang sebagai pemimpin didasarkan pada logika rasional yang terukur.
Perempuan dituntut untuk kritis dan cerdas dalam menyikapi fenomena politik yang terjadi. Tidak perlu reaktif ketika ternyata tidak ada sosok perempuan sebagai calon yang mewakili mereka. Sikap kritis dan cerdas bisa dilakukan dengan berbagai cara diantaranya, pertama mencermati, menelaah dan mengkritisi setiap program yang ditawarkan cagub-cawagub. Melalui proses ini perempuan bisa memberikan tanggapan, kritik, sumbangsih ide bagi para calon. Ketika mereka memandang program cagub-cawagub yang bersangkutan tidak mewakili kepentingan perempuan maka calon tersebut tidak layak dipilih. Proses ini juga menempatkan perempuan sebagai pemilih yang rasional.
Kedua, membuat kontrak politik dengan para cagub-cawagub. Di Jawa Tengah banyak organisasi dan komunitas perempuan baik yang berasal dari organisasi keagamaan, sosial, ekonomi atau politik. Mereka bisa membuat kontrak politik dengan para cagub-cawagub untuk membuat program pro perempuan. Melalui organisasi dan komunitas yang tersebut perempuan memiliki posisi tawar yang lebih tinggi ketika melakukan kontrak politik.
Ketiga, mengawal setiap program pro perempuan yang telah dibuat oleh para cagub-cawagub. Proses ini sebenarnya yang paling sulit dilakukan. Seringkali kepedulian untuk memperhatikan isu perempaun hanya terjadi menjelang masa pemilihan. Setelah para kandidat terpilih program pro perempuan dipinggirkan dan diganti dengan program lainnya. Pada tahap inilah sangat dibutuhkan perhatian dan sikap kritis perempuan dalam mengawal program. Memastikan progam pro perempuan yang telah dibuat selalu ditaati dan diimplementasikan.

Konsistensi dan daya tahan
Untuk memberikan peran nyata dalam sebuah proses politik dibutuhkan konsistensi dan daya tahan. Konsistensi dibutuhkan agar rekam jejak peran perempuan dalam dunia politik bisa dilihat dari sisi kapabilitasnya. Tanpa konsistensi maka perempuan akan selalu dipandang sebelah mata dan dimanfaatkan menjelang hajatan politik semata. Konsistensi tidak hanya membangun reputasi tetapi juga mengasah kepekaan, kecerdasan dan sikap kritis dalam melihat sebuah fenomena.
Hal lain yang dibutuhkan perempuan adalah daya tahan politik. Tanpa daya tahan yang kuat perempuan tidak akan mampu mengkritisi, dan mengawal beragam program yang telah dibuat. Dalam perjalanan sebuah kepemimpinan politik akan ditemui perlawanan, intimidasi bahkan konfrontasi yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental. Daya tahan dibentuk melalui pemahaman proses dan kecerdasan dalam melihat fenomena politik.
Pada akhirnya ketiadaan sosok perempuan dalam Pilgub Jateng 26 Mei 2013 tidak berarti tertutup kesempatan perempuan untuk ambil bagian. Lebih penting adalah mencermati dan mengkritisi program yang ditawarkan cagub-cawagub. Perempuan tetap memegang peran penting dalam proses pemilihan sejauh mereka bersikap kritis dan cerdas.

 
Leave a comment

Posted by on May 22, 2013 in CampurSari

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: