RSS

KELUARGA HARMONIS HARTA YANG PALING BERHARGA

30 Aug

Harta yang paling berharga adalah keluarga, mutiara tiada tara adalah keluarga, puisi yang paling bermakna adalah keluarga.

Petikan lagu tema Sinetron Keluarga Cemara tersebut menggambarkan betapa keluarga merupakan sesuatu yang berharga dalam kehidupan manusia. Sebagai unit terkecil dari kelompok masyarakat, keluarga menjadi tempat pertama dan utama bagi manusia untuk belajar berbagai hal dalam hidupnya. Keluarga pulalah tempat seseorang mengalami perkembangan baik secara fisik maupun psikis. Keadaan keluarga yang harmonis merupakan modal penting bagi seseorang untuk mencapai berbagai kesuksesan dalam hidupnya. Dari keluarga harmonis akan diperoleh bekal yang penting dalam menghadapi dan menapaki persaingan hidup. Tidak mengherankan kalau kemudian kita mendengar tentang kesuksesan seseorang dalam berbagai hal karena dia berasal dan didukung oleh keadaaan keluarganya yang harmonis.

Di lain pihak, kita juga sering mendengar berita tentang anak-anak dari keluarga yang tidak harmonis akhirnya banyak terjerumus ke hal-hal negatif seperti tindak kriminal dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini terjadi karena mereka tidak mendapat apa yang semestinya mereka dapat dari keluarganya baik berupa kasih sayang, perhatian, bimbingan tentang nilai dan norma kehidupan dan sebagainya disebabkan keadaan keluarga mereka yang tidak harmonis. Oleh karena itu tidak berlebihan kalau keharmonisan keluarga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Sebagai sebuah kelompok, keluarga layaknya kelompok lainnya juga dihadapkan pada sedikitnya dua tipe persolan.

Collins dan Guetzkow menyebutnya sebagai task obstacles dan interpersonal obstacles. Task Obstacles merupakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi kelompok dalam melaksanakan tugas, misalnya kesulitan dalam merencanakan suatu kegiatan. Contah dalam kehidupan keluarga misalnya persolan kesulitan dalam merencanakan keuangan, pendidikan untuk anak, cara mendidik anak dan sebagainya. Sedangkan interpersonal obstacles merupakan kendala-kendala antarpribadi seperti bagaimana supaya gagasan seorang anggota dapat dipahami anggota lain, bagaimana menangani konflik, atau bagaimana mengelola perbedaan-perbedaan. Contoh masalah antarpribadi dalam keluarga adalah kurang terbukanya komunikasi orang tua dengan anak sehingga hubungan menjadi kaku. Jika kedua tipe persoalan tersebut dapat ditangani secara efektif, maka akan terjadi assembly effect yaitu solusi atau produk kelompok lebih berkualitas daripada hasil individual. Kelompok menggunakan energi yang mereka miliki untuk mengatasi persoalan-persoalan yang mereka hadapi. Cattel menyebut energi yang digunakan kelompok untuk mengatasi persoalan yang dihadapi dengan istilah intrinsic synergy dan effectic synergy. Intrinsic synergy merupakan jumlah energi yang dicurahkan kelompok untuk mengatasi persoalan-persoalan antarpribadi yang ada dalam kelompok, sedangkan effectic synergy merupakan energi sisa yang tersedia untuk menangani kendala tugas. Apabila effectic synergy tinggi maka tugas kelompok akan dapat diselesaikan secara efektif dan demikian pula sebaliknya. Rendahnya effectic synergy ini terjadi karena kelompok lebih banyak menghabiskan energi yang dimiliki hanya untuk menangani berbagai konflik internal dan melupakan tujuan kelompok tersebut. Konflik yang ada dalam kelompok membutuhkan banyak energi mengatasinya dan akibatnya hanya menyisakan sedikit energi untuk mencapai tujuan kelompok.

Dalam konteks keluarga, keluarga yang harmonis dengan persoalan internal yang relatif lebih sedikit akan lebih mampu mencapai tujuan dari kelurga tersebut dibanding keluarga yang tidak harmonis. Seringkali keluarga yang tidak harmonis tidak mampu mencapai dan mengantarkan anggotanya sampai pada tujuan yang diinginkan karena mereka disibukkan dengan berbagai konflik dan persoalan internal yang menyita energi mereka. Kunci dari semua itu terletak pada bagaimana komunikasi dibangun dan dikembangkan dalam tiap-tiap keluarga. Mereka yang bisa membangun komunikasi yang baik dalam keluarga akan mampu menjaga harmonisasi kehidupan di dalamnya. Komunikasi yang dibangun dalam tiap-tiap keluarga bisa jadi berbeda-beda tetapi pada prinsipnya agar keluarga tetap harmonis maka perlu dibuka saluran komunikasi selebar-lebarnya agar tiap anggota keluarga dapat menyalurkan aspirasinya. Tersumbatnya saluran komunikasi berpeluang menimbulkan konflik yang mengganggu keharmonisan keluarga. Untuk itu model komunikasi dua arah dengan saluran yang lebih terbuka layak dikedepankan. Jagalah keharmonisan keluarga, karena keluarga merupakan sesuatu yang berharga dalam hidup kita.

Catatan:

artikel ini pernah dimuat di harian Suara MErdeka (korannya Jawa TEngah) pada tahun 2004 lalu (jaman masih kuliah)

 
1 Comment

Posted by on August 30, 2013 in CampurSari

 

One response to “KELUARGA HARMONIS HARTA YANG PALING BERHARGA

  1. suryantototo

    February 22, 2014 at 9:49 pm

    Reblogged this on Suryantototo's Blog and commented:
    Bersyukur sudah punya keluarga
    Kasihan mereka yang belum menemukan pasanganya.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: