RSS

Buat Pemimpin Ku

26 Oct

Selamat atas terpilihnya anda sebagai pemimpin. Terimalah amanat dan kepercayaan kami, teriring cinta dan kasih sayang yang tulus. Dari lubuk hati terdalam, inilah ungkapan cinta kami kepadamu. Sungguh, memilihmu bukanlah hal mudah dalam hidup kami.

Ada banyak cinta, godaan, rayuan, dan duka lara yang harus kami alami. Mencintaimu adalah proses sulit yang harus kami lewati. Sungguh tidak mudah untuk memilihmu dari sekian banyak cinta, sungguh berat menghadapi begitu banyak godaan, tidak mudah menahan duka lara di hati dan siksa di badan. Terik matahari dan curahan hujan harus kami abaikan agar bisa melihatmu, mendengar suaramu, menatap senyumu dan mengangguk atas semua janjimu. Puluhan kilometer harus kami tempuh, lautan, daratan, naik turun lembah dan lebatnya belukar menjadi kawan di perjalanan. Semua kami lakukan agar kami bisa memberikan suara untuk memilihmu.

Sebelum memutuskan untuk memilihmu, kami sadar dan sepenuh hati siap dengan segala akibatnya. Kami tahu untuk mencintaimu berarti kami harus siap berkorban baik jiwa maupun raga. Kami harus siap menahan lapar, berkeringat, bercucur air mata, jatuh bangun, menahan tangis, memendam tawa hanya agar bisa mencintaimu.
Jangan takut untuk melangkah, jangan ragu untuk membuat keputusan, jangan takut awan dan badai, hadapi semua yang menghadang. Petir dan hujan adalah teman di perjalanan, panas dan terik adalah hiasan. Jangun takut, cinta kami bersamamu dan kasih sayang kami akan melingkupimu. Tidak ada rintangan yang tidak bisa ditaklukan, tak ada hujan yang tidak berhenti, tak ada gunung yang tak terdaki, luasnya lautan bisa diseberangi, awan hitam akan berlalu dan berganti cerahnya hari.

Tetaplah melangkah, teguhkan jiwamu, mantapkan langkahmu, hapus keraguan, jangan kau bimbang. Keteguhan hatimu adalah pelita di tengah gelap malam, menuntun kebijakan dalam setiap langkahmu.
Akan selalu ada orang-orang yang membencimu, mereka akan mencoba segala cara untuk menghancurkanmu. Kebencian, iri dan hasut adalah jalan mereka. Tak akan mereka biarkan engkau melangkah begitu saja. Tapi yakinlah, semua itu bukan penghalang karena cinta kami bersamamu. Doa-doa orang yang engkau kasihi, rintihan kaum papa yang engkau beri derma, gemerisik angin akan membelai wajahmu, mengabarkan bahwa kami akan tetap mencintaimu.

Semua cinta yang kami berikan adalah tulus. Hanya satu harapan kami kepadamu. Balaslah cinta kami dengan kesungguhanmu, dan kerja kerasmu. Jangan kecewakan kami, jangan abaikan cinta kami. Cinta adalah pengorbanan untu mencapai tujuan bersama yang indah. Kami telah memberikannya kepadamu, sambutlah cinta kami dengan senyummu. Banyak dinatara orang yang mencintaimu masih dalam kemiskinan, kelaparan, dan kekurangan. Banyak dintara kami yang papa, tak berharta dan hidup dalam kekurangan. Tapi kami punya cinta yang tulus, hanya itu yang bisa kami berikan. Semoga cinta kami bisa meneguhkan langkahmu untuk terus maju. Teriring besarnya rasa cinta dan kasih kami, dari orang-orang yang senantiasa mencintaimu

 
Leave a comment

Posted by on October 26, 2013 in CampurSari

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: