RSS

Operator Seluler dan Sinergi Ketahanan Pangan

02 Sep

Jum’at 29 Agustus 2014

Pagi itu jam 8 pagi, kami bersiap untuk berangkat menunaikan salah satu Tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat hari ini adalah Dusun Selongisor, Desa Batur, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Letaknya kira-kira 2 jam perjalanan perjalanan dari kampus. Desa ini terletak di dataran tinggi berbatasan antara kabupaten Semarang dan Salatiga. Dari jalan utama Salatiga-Magelang yang melewati kawasan Kopeng kami harus belok kiri setelah Koramil Getasan. Letaknya yang berada di lereng pegunungan Merbabu membuat udara begitu dingin, bahkan ketika menjelang siang hari, kabut sudah turun.
Tujuan kami ke desa Batur adalah bertemu dengan kelompok tani Tranggulasi yang berada di dusun Selongisor. Kelompok tani ini sudah dikenal karena kemampuannya mengembangkan pertanian organik. Mereka tidak hanya bertani untuk mencukupi kebutuhan keluarga melainkan sudah menjadi pemasok di berbagai pasar modern dan tradisional.


Produk Pertanian Organik Kelompok Tani Tranggulasi, Siap Kirim sumber gambar disini

Selain mengembangkan pertanian, mereka juga mengembangkan pelatihan dan magang di bidang pertanian . Tujuannya adalah untuk menularkan ilmu pertanian sekaligus semangat bertani yang sudah mulai luntur di kalangan masyarakat kita. Bertani identik dengan kemiskinan dan kesulitan, pandangan inilah yang mencoba untuk ditepis oleh kelompok tani Tranggulasi. Melalui pertanian mereka ingin menunjukkan kalau sektor ini menjanjikan, terutama pertanian organik. Setali tiga uang, dengan bertani tidak hanya menghadirkan keuntungan bagi diri sendiri, kelompok dan keluarga tetapi juga sekaligus menopang ketahanan pangan Negara. Sungguh mulia peran yang mereka pilih tersebut. Sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah terhadap kiprah kelompok tani ini, pada tahun 2011 Kelompok Tani Tranggulasi mendapatkan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara 2011.


Sumber Gambar (Koleksi Kelompok Tani Tranggulasi)

“Sinyal Byar Pet”

Setelah beramah tamah dengan Pak Camat, Pak Kades, Kepala Dusun dan Kelompok Tani Tranggulasi tim pengabdian masyarakat mulai mengerjakan tugasnya. Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini terkait dengan bantuan dari Kementrian Sosial yang difasilitasi oleh universitas kami. Sebagian anggota tim mengurus administrasi anggota kelompok tani yang rencananya akan mendapatkan bantuan dana. Sebagian tim survey ke rumah penduduk di sekitar Desa Batur, rumah-rumah tersebut nantinya akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari Kementrian Sosial. Paket bantuan dari Kementrian Sosial terdiri dari bantuan permodalan untuk kelompok usaha bersama (KUBE), bedah rumah, dan pengerasan jalan.
Setelah meninjau rumah-rumah penduduk yang akan menerima bantuan bedah rumah, aku memilih untuk berjalan-jalan melihat situasi sekitar Dusun Selongisor. Kulihat layar handphoneku menunjukkan jam 10.30 wib. Dari dua operator seluler yang akau pakai, tak satupun yang keluar sinyalnya. Kucoba berjalan ke tempat yang lebih tinggi, mungkin ada sinyal seluler disana. Tepat di depan SD Batur salah satu handphone ku menunjukkan adanya sinyal seluler sementara yang satu tetap tidak nampak.


Sumber gambar disini

Dalam hati terbersit, di daerah yang masih dekat dengan ibukota provinsi saja masih ada daerah yang sulit dijangkau sinyal seluler, bagaimana dengan daerah lain. Hasil obrolan kami dengan masyarakat di Desa Batur, menunjukkan bahwa sinyal seluler masih menjadi barang mahal. Sesekali HP mereka bisa menangkap sinyal, tetapi kemudian hilang tak berbekas seolah daerah tersebut tak pernah dilewati sinyal seluler. Hanya di tempat-tempat tertentu seperti di depan SD Batur itulah sinyal cukup kuat diterima.
Bagi mereka terutama kelompok tani yang juga memasarkan produknya ke berbagai daerah kehadiran sinyal seluler adalah barang vital. Terkadang mereka harus turun, atau mencari daerah agar bisa menghubungi kolega bisnis. Ada beberapa operator seluler yang sinyalnya cukup kuat namun justru operator tersebut bukan pemain besar yang nomernya banyak dipakai oleh kolega bisnis mereka.
Selain menembus pasar local dan nasional, produk sayur organic dari Kelompok Tani Tranggulasi juga sudah menembus pasar internasional seperti Singapura. Untuk menopang pengembangan bisnis ke luar negeri tentunya membutuhkan koneksi internet, bagaimana kalau sinyal byar pet? Tentunya sulit bagi kelompok tani ini untuk mengembangkan pasarnya.
Produk mereka bagus, sungguh mempesona kalau ada operator seluler yang mau menggandeng kelompok tani seperti Tranggulasi ini. Menyebarkan produk mereka, menyebarkan konten pelatihan mereka, memotivasi generasi muda untuk menjadi petani organic, sekaligus promosi wisata alam yang menjanjikan.

Ini adalah blog dari ketua petani Tranggulasi bapak Pitoyo Ngatimin http://pitoyo-tranggulasi.blogspot.com/

gambar.tranggulasi1

Ini adalah postingan pertama sekaligus belum pernah di update lagi sampai sekarang. kesulitan koneksi internet membuat upaya update konten menjadi lebih sulit. Jika Blog ini didukung oleh kerjasama dengan operator seluler tidak hanya bermanfaat bagi petani di kelompok tani tersebut tapi lebih besar dari itu adalah menyebarkan harapan bahwa menjadi petani organic adalah pekerjaan yang menjanjikan.

 
“Sinergi dan Harapan”
Dalam kerangka kegiatan pengabdian masyarakat tim universitas membuatkan secara khusus website untuk membantu pemasaran produk, menyebarkan semangat dan mendukung ketahanan pangan nasional. Bagi kelompok tani Tranggulasi yang sudah dikenal di berbagai daerah keberadaan website ini akan membantu meningkatkan peran dan pemasaran produk mereka. Perjalanan mereka dalam mengembangkan pertanian organik patut disebarkan, dikemas sehingga menumbuhkan semangat generasi muda untuk meniru jejak mereka

web.tranggulasi

Ini adalah web tranggulasi yang dibuat oleh tim universitas dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat.

Dalam impian saya tranggulasi bisa lebih banyak memberi manfaat dengan bantuan operator seluler: Website tersebut masih sangat sederhana, jika ada operator seluler yang mau menggandeng kelompok tani tersebut tentunya bisa dibuat website yang lebih baik.
Kelompok Tani Tranggulasi memiliki produk pertanian organic, memiliki semangat bertani, dan membantu mewujudkan ketahanan pangan nasional. Operator seluler memiliki teknologi komunikasi, jaringan, kemampuan manajemen media online, pengalaman. Sinergi ini saya yakin akan menghasilkan sebuah gerakan semangat bertani yang menasional.
Dengan potensi luas wilayah Indonesia untuk sector pertanian yang begitu luas semestinya ketahanan pangan bisa dicapai. Kelompok Tani Tranggulasi hanya contoh, operator seluler bisa menggandeng potensi bangsa yang lain di berbagai bidang. Saat ini di berbagai tempat di Indonesia muncul degradasi semangat untuk menjadi petani sehingga dari Tranggulasi kita bsa menyebarkan semangat menyebarkan kebahagiaan menjadi petani, menyebarkan harapan, menyebarkan optimisme.
Patut kita tunggu operator seluler manakah yang akan mengambil peran, mewujudkan sinergi sehingga semangat bertani, semangat kemandirian pangan bisa disebarkan ke berbagai daerah.

 
Leave a comment

Posted by on September 2, 2014 in CampurSari

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Open Mind

Sabar dan Syukur sebagai bekal kehidupan

HaMaZza's Blog

Berbagi Inspirasi, Cerita & Pengalaman

belalang cerewet

semua dicatat agar awet

momtraveler's Blog

my love ... my life ....

software4ku

Bermacam - macam software dan program, Tips dan trik

Let's remind each other...

..yuk saling mengingatkan..

All Words

Motivation Comes From The Words and Yourself

~Harap dan Terus Berharap~

tak ada yang bisa sobat dapatkan disini selain setetes ilmu dan keinginan untuk merajut benang-benang ukhuwah

Umarat's Blog

"Biasakanlah Yang Benar, Jangan Benarkan Kebiasaan"

Postingan Dunia

Dunia Membutuhkan kita

%d bloggers like this: